Seni Tradisional Masih ‘Manggung’ di Agustusan

Seni Tradisional Masih ‘Manggung’ di Agustusan

Seni Tradisional Masih ‘Manggung’ di Agustusan

Seni Tradisional Masih ‘Manggung’ di Agustusan
Seni Tradisional Masih ‘Manggung’ di Agustusan

KAB. BANDUNG – Siapa bilang kesenian tradisional sudah punah?

Ternyata tidak. Di beberapa wilayah Kabupaten Bandung, kesenian tradisional masih jadi primadona panggung, paling tidak dalam kemeriahan Agustusan setiap tahunnya.

Buktinya, di RW 08 Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, beberapa kesenian tradisional masih ditonton banyak orang. Salah satunya yang dipentaskan Selasa malam (1/9), adalah seni tradisional Bajiroran.

“Memang masih ada, seperti Calung, Bajidoran, Reog, Wayang

dan lain-lain. Dan alhamdulillah di sini masih kita pentaskan paling tidak setiap Agustusan” ujar Muhammad Syafei, Ketua RW 08 Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung.

Menurut Apih, sapaan akrab Pak RW, Bajidoran jadi salah satu seni pertunjukan favorit di wilayahnya. “Bajidoran jadi salah satu yang difavoritkan, dimana warga bisa mendapat hiburan terutama kaum lelaki, karena bisa ngibing bersama sambil nyawer” ujarnya.

Hiburan Agustusan di RW 08 sendiri berlangsung selama 8 malam,

dengan berbagai pentas seni modern dan tradisional. Menurut Apih, hiburan akan ditutup Jum’at malam, dengan menampilkan Wayang Golek dari keluarga Giri Harja. (Pun)

 

Baca Juga :