Penerimaan Murid Baru SD Tidak Boleh Menggunakan Tes Calistung

Penerimaan Murid Baru SD Tidak Boleh Menggunakan Tes Calistung

Penerimaan Murid Baru SD Tidak Boleh Menggunakan Tes Calistung

Penerimaan Murid Baru SD Tidak Boleh Menggunakan Tes Calistung
Penerimaan Murid Baru SD Tidak Boleh Menggunakan Tes Calistung

Penerimaan siswa baru Sekolah Dasar (SD) tidak boleh menggunakan tes baca, t

ulis dan hitung (calistung) pada tahun ajaran 2019-2020.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Serang Aber menegaskan, penerimaan murid baru tingkat sekolah dasar tidak boleh melakukan tes calistung sebagai standar penerimaan.

“Kalau ada sekolah yang melakukan tes calistung pada penerimaan murid baru tolong diinformasikan ke dinas. Sampai sekarang saya belum terima petunjuk teknis (juknis), yang mengharuskan ada tes untuk SD,” ujar Aber saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (12/3).

Lanjut Aber, kalau ada murid yang tidak PAUD atau TK, tentu akan kesulitan untuk masuk ke SD k

arena tidak diajarkan membaca, menulis dan berhitung. Berbeda dengan murid yang masuk ke PAUD atau TK, selain bermain mereka juga diajarkan mengenal huruf dan angka.

“Untuk calon siswa yang berasal dari PAUD mungkin saja bisa. Jadi SD y

ang akan menerima calon murid tidak boleh melakukan tes calistung. Sesuai dengan peraturannya yakni, peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Proses penerimaan murid SD tersebut juga dilihat dari umur. Umur bagi calon murid SD berusia 7 tahun paling rendah 6 tahun pada tanggal 1 Juli pada tahun berjalan,” katanya. (R2)

 

Baca Juga :