DPRD Jabar Sampaikan Usulan Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

DPRD Jabar Sampaikan Usulan Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

DPRD Jabar Sampaikan Usulan Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

DPRD Jabar Sampaikan Usulan Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif
DPRD Jabar Sampaikan Usulan Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

 

BANDUNG-DPRD Jabar, secara resmi telah menyampaikan usulan

Raperda inisiatif. Raperda yang diusulkan untuk dibahas adalah “Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif”. Raperda tersebut, disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, Selasa sore (9/8).

Wakil Ketua BPP DPRD Jabar, R. Yunandar Eka Prawira, berkenaan dengan usulan Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, dalam laporannya dalam sidang paripurna tersebut menjelaskan saat ini industri kreatif merupakan sektor yang menjanjikan.

Apalagi Jabar, yang mempunyai keanekaragaman budaya

, sumber daya alam hayati dan sumber daya manusia yang kreatif merupakan wilayah yang sangat potensial untuk tumbuh dan berkembangnya ekonomi kreatif.

Melalui Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, diharapkan dapat mendorong peningkatan daya saing dan kreativitas SDM kreatif, mendorong peningkatan daya saing, pertumbuhan, keragaman dan kualitas industri kreatif serta menjadi landasan hukum bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam penyelenggaraan ekonomi kreatif di daerah Jabar.

Selanjutnya, melalui Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

dapat terwujud peningkatan perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya budaya bagi industri kreatif secara berkelanjutan, mendorong terbentuknya kelembagaan badan ekonomi kreatif serta mendorong terwujudnya kota kreatif sebagai kota yang mampu melayani kepentingan ekonomi kreatif dan memanfaatkan secara penuh aset kreatif.

Usulan Raperda Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, ujar Yunandar telah memenuhi pesyaratan normatif yaitu UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pada bagian lampiran sub urusan pengembangan ekonomi kreatif yang menyebutkan bahwa “Kewenangan Pemda Provinsi diantaranya adalah penyediaan sarana dan prasarana kota kreatif dan pelaksanaan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata dan ekonomi kreatif tingkat lanjutan”. (NR)

 

Baca Juga :