Dampak Modernisasi dan Globalisasi

Dampak Modernisasi dan Globalisasi

Dampak Modernisasi dan Globalisasi

Dampak Modernisasi dan Globalisasi
Dampak Modernisasi dan Globalisasi

Tanggapan dan Kecenderungan Perilaku Masyarakat terhadap Modernisasi dan Globalisasi

Saat memasuki era milenium ketiga ini, tampaknya arus modernisasi dan globalisasi tidak akan dapat dihindari oleh negara-negara di dunia dalam berbagai aspek kehidupannya. Menolak dan menghindari modernisasi dan globalisasi sama artinya dengan mengucilkan diri dari masyarakat internasional.
Secara garis besar dapat dibedakan menjadi sikap positif dan sikap negatif berikut ini.

a) Sikap Positif

Menunujukkan bentuk penerimaan masyarakat terhadap arus modernisasi dan globalisasi. Sikap ini mengandung berbagai macam unsur sebagai berikut :
Penerimaan secara terbuka (open minded) : sikap upaya menerima pengaruh modernisasi dan globalisasi, dengan begitu akan membuat diri kita lebih dinamis, tidak terbebani dengan hal-hal yang dulu-dulu dan akan lebih mudah menerima perubahan dan kemajuan jaman.
Mengemangkan sikap Antipasif dan Selektif : Di dalam sikap ini kita harus memilih dan peka akan segala hal dan sesuatu yang baru-baru dalam menilai sesuatu hal yang akan terjadi dan sedang terjadi saat ini.

Berikut ini merupakan contoh masyarakat yang masih memegang teguh ada – istiadat mereka, meskipun negara tersebut sudah maju dan modern.

 

Adaptif :

sikap mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan modernisasi dan globalisasi, dimana kita dituntut untuk lebih selktif lagi.

Tidak meninggalkan unsur-unsur kebudayaan asli : Sekalipun jaman sudah berkembang maju dan modern, kebudayaan asli juga harus tetap dipelihara keasliannya dan harus terus dilestarikan sampai generasi-generasi selanjutnya, agar mereka mengetahui kebudayaan mereka yang memang sudah ada sejak dahulu kala.

b. Sikap Negatif

Menunjukkan bentuk penolakan masyarakat terhadap arus modernisasi dan globalisasi. Sikap negatif mengandung unsur – unsur berikut :

Tertutup (apatis) : Dilakukan oleh masyarakat karena mereka merasa tidak aman dan nyaman, sehingga mereka mencurigaidan menutup diri dari segala perkembangan dan kemajuan jaman.

 

Acuh tak acuh :

sikap ini ditunjukkan oleh masyarakat awam atau yang kurang mengerti akan kemajuan dan perkembangan modernisasi dan globalisasi jaman. Karena kurangnya sosialisasi di tempat mereka.

Kurang selektif dalam menyikapi kemajuan modernisasi : Sikap ini akan menempatkan segala bentuk perkembangan sebagai hal yang baik dan benar, padahal tidak semua perkembangan modernisasi dan globalisasi memberikan dampak yang baik.
Jika seseorang atau suatu masyarakat hanya menerima suatu modernisasi tanpa adanya filter atau kurang selektif, maka unsur-unsur budaya asli mereka sedikit demi sedikit akan semakin terkikis oleh arus modernisasi yang mereka ikuti. Akibatnya, masyarakat tersebut akan kehilangan jati diri mereka dan ikut larut dalam arus modernisasi yang kurang terkontrol.

Sumber : https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/11145-pengertian-pendidikan-menurut-para-ahli