Cara Merawat Ikan Louhan

Cara Merawat Ikan Louhan

Cara Merawat Ikan Louhan

Cara Merawat Ikan Louhan
Cara Merawat Ikan Louhan

Cara memelihara dan merawat ikan louhan sama halnya seperti pemeliharaan iakan hias pada umumnya, namun alangkah baiknya apabila kita mengetahui karakter ikan tersebut supaya kita dapat memenuhi keinginannya.

Menjaga Kualitas Air

Alat pengukur pH yang sederhana adalah kertas lakmus (lakmus paper). Cara menggunakannya yaitu masukkan bagian ujung kertas ke dalam airyang akan diukur pH-nya. Setelah basah, segera angkat kembali dan ujung kertas lakmus yang basah tersebut akan berubah warna. Jika berwarna biru berarti asam dan jika berwarna merah berarti biasa. Cocokkan warna kertas tersebut dengan warna indicator yang tertera pada kemasannya. Dari warna indicator tersebut dapat diketahui kadar pH air yang diukur karena pada setiap warna indicator terdapat angka pH. Pada umunya pH airdi Indonesia berkisar antara 5,5-7,2, sedangkan lou han dapat hidup dengan normal pada pH 6,5-7.

Air dengan tingkat kesadahan terlalu tinggi dapat diatasi dengan cara menurunkan kesadahannya, yaitu denan menambahkan aquades, karena aquades mempunyai tingkat kesadahan 0°dH. Caranya, jika air dengan tingkat kesadahan 20° dH akan diturunkan menjadi 8°dH maka aquades yang ditambahkan sebanyak 12 liter untuk setiap 8 liter air.

Daun Ketapang

Jika sumber  air yang tergolong basa (alkaline)maka untuk menurunkannya gunakan daun ketapang laut (palaqium clarkeanum) yang sudah kering. Caranya, rendam daun tersebut ke dalam air yang akan diturunkan pH-nya. Setelh direndam selama 1-2 hari, daun akan mengeluarkan lunturan seperti daun the dan air akan berubah warna menjadi kuning kecokelatan. Air yang sudah berwarna kecokelata tersebut memiliki pH 6,5-7,0. Banyaknya daun ketapang yang digunakan sesuai dengan besarnya wadah air.

Jika wadah berupa akuarium berukuran 30 cm x 15 cm, cukup denagn 1 lembar dau ketapang,. Namun, jika wadahnya berupa kolam denagn ukuran 200 cm x 50 cm, sebaiknya daun ketapang yang kandungan nitrit di dalam air sangat erat kaitannya dengan kualitas air dan kandungan oksigen terlarutnya. Tinggi rendahnya jumlah kandungan nitrit sangat tergantung pada kebersihan air.

umpan ikan mas – Air yang kotor akibatdari timbunan sisa pakan ditambah dengan sekresi ikan akan terurai menjadi nitrit (NO₂). Jumlah kandungan nitrit yang melebihi 0,2 mg/l akan membahayakan lou han. Kandungan nitrit yang tinggi dapat membuat ikan mudah terserang penyakit dan nafsu makan hilang. Bahkan jika kandungannya terlalu tinggi dapat menyebabkan kematian.

Kandungan oksigen terlarutdapat diukur dari jumlah ion 0₂ yang terlarut di dalam air. Pada umumnya air yang berkualitas baik memiliki jumlah oksigen terlarut minimal 5 ml/air. Di musim kemarau, udara menjadi panasa dan temperaturnya menjadi tinggi. Kondisis tersebut dapat mempengaruhi proses pelarutan (difusi) oksigen dari luar ke dalam air karena suhu yang tinggi mempersulit daya larut oksigen. Air yang kotor akibat timbunan sisa pakan dan sekresi ikan di dasar wadah dapat juga megurangi jumlah oksigen yang terlarut sampai dibawah batas toleransi lou han. Jika keadaan ini terjadi akan   mengganggu kehidupan lou han. Untuk menaikkan jumlah oksigen terlarut dalam air pada musim kemarau dapat digunakan aerator. Dengan penggunaan aeator akan menimbulakn riak air (aerasi) yang dapat mempercepat proses difusi oksigen. Untuk menjaga kestabilan kadar oksigen yang terlarut, air haus sering diganti denagn air baru.

Temperatur Udara

Temperatur udaradi Indonesia pada musim kemarau umumnya berkisar antara 32-34°C pada siang hari dan 30-32°C pada malam hari. Pada musim hujan temperature udara berkisar antara 27-30°C pada siang hari dan 22-26°C pada malam hari. Kondisi udara seperti ini sangat mengganggu kehidupan lou han. Pada temperature tinggi, kandunagn oksigen terlarut akan rendah sampai di bawah ambang batas toleransi.Itu disebabkan kaena pelarutan (difusi) oksigen dari udara ke dalam air terhalang oleh penguapan air.Akibatnya lou han akan sulit untuk bernapas, malas beraktifitas, dan mudah terserang penyakit. Pada temperature rendah, spora jamur dan kista bakteri mudah berkembang biak, seperti jamur lcthyopthirius multifilismpenyebab white spot, bakteri  Oodium pilularis penyebab velvet, dan Salmonella sp.yang membuat perut lou han membusung.

Heater di sudut belakang akuarium untuk mengontrol fluktuasi temperature. Letakkan thermometer  di sudut depan akuarium. Suhu air di dalam suhu air di dalam akuarium sebaiknya dipertahankan pada kisaran 29-30°C. Kondisi suhu air seperti itudapat mempertinggi nafsu makan.