Bentuk-bentuk Mencintai Al-Qur’an dan Hadits

Bentuk-bentuk Mencintai Al-Qur'an dan Hadits

Bentuk-bentuk Mencintai Al-Qur’an dan Hadits

Bentuk-bentuk Mencintai Al-Qur'an dan Hadits
Bentuk-bentuk Mencintai Al-Qur’an dan Hadits

Dalam menyayangi Al-Qur’an dan Hadits sanggup diwujudkan dalam beberapa bentuk diantaranya sebagai diberikut :
Berusaha mempunyai kitab Al-Qur’an dan Hadits meskipun harus menyisihkan uang saku
Memiliki kemauan untuk sanggup membaca Al-Qur’an dan Hadits secara benar meskipun harus mengeluarkan biaya
Memiliki kemauan yang sungguh-sungguh untuk sanggup memahami isi kandungan Al-Qur’an dan Hadits secara benar
Rajin menhadiri majelis-majelis ilmu untuk mempelajari Al-Qur’an dan Hadits
Tidak suka jikalau ada pihak lain yang merendahkan atau menghina Al-Qur’an dan Hadits
Berusaha menjaga kesucian Al-Qur’an dan Hadits tanpa memandang remeh
Memiliki kepedulian apabila melihat lembaran yang bertuliskan Al-Qur’an dan Hadits berceceran dan mengumpulkannya.
Manfaat Mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Al-Qur’an dan Hadits yakni ialah dua kitab pokok dalam memahami anutan Islam, dan menyayangi keduanya tentu membawa manfaat yang sangat luar biasa. Adapun keuntungannya antara lain sebagai diberikut :

1. Memperoleh nasehat, obat hati, petunjuk, dan rahmat dari Allah swt.

Firman Allah yang terdapat dalam surah Yunus ayat 57 :
Artinya a;
“Wahai insan ! sungguh, sudah hadir kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada di dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang diberiman”.

Harus disadari bahwa dalam mengarungi kehidupan dunia ini tentu tidak terlepas dari banyak sekali kasus yang dihadapi. Adakalanya kasus itu praktis diselesaikan, tetapi kadang menghadapi kasus yang susah untuk diselesaikan, bahkan dengan kasus yang dihadapi tak jarang insan mengalami tekanan bathin yang membuat jiwanya tidak tenang. Untuk mengatasi hal semacam itu, maka perlu pendekatan dan menekatkan diri dari pentunjuk Al-Qur’an dan Hadits semoga sanggup memperoleh ketenangan jiwa sehingga sesusah apapun kasus yang dihadapi sanggup diatasi dengan jiwa yang tenang.

2. Terhindar dari kesesatan dan kecelakaan dunia dan akhirat

Firman Allah dalam surah At-Taha ayat :123
Artinya :
“Jika hadir kepadamu petunjuk dari-Ku, maka ketahuilah barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan celaka”

Baca Juga: Ayat Kursi

3. Memperoleh kecintaan dan ampunan dari Allah swt.

Firman Allah dalam surah Ali-Imran ayat :31

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya : “Katakanlah (Muhammad), Jika engkau menyayangi Allah, ikutilah Aku, pasti Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, “Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang”.
Perilaku Orang Yang Mencintai Al-Qur’an dan Hadits
Sesudah memperhatian bentuk-bentuk menyayangi Al-Qur’an maupun hadits, maka adapun sikap menyayangi keduanya sanggup diwujudkan dengan langkah-langkah sebagai diberikut :

Berupaya berdirinya taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dilingkungan masing-masing
Ikut serta aktif dalam upaya melancarkan jalannya TPQ, baik dengan pikiran, tenaga, maupun materi;
Menyediakan waktu khusus untuk mempelajari Al-Qur’an dan hadis untuk kemudian diajarkan kepada orang lain;
Mengajak orang-orang yang belum mau berguru Al-Qur’an dan hadis;
Selalu mengakibatkan Al-Qur’an dan hadis sebagai dasar dalam segala tindakan dan cara berpikirnya.