Bagaimana cara kerja Genose UGM?

GeNose C19 atau GeNose UGM merupakan alat rapid test yang dikembangkan oleh anak negeri dan belakangan ini menjadi topik perbincangan. Pasalnya, keberadaan alat uji cepat berbasis cloud computing dan kecerdasan buatan (AI) ini menjanjikan proses yang sangat cepat dan akurat. Proses rapid test COVID-19 yang awalnya memakan waktu lama, kini dapat dilakukan dalam waktu sekitar 3 menit. Sementara itu, Anda dapat mengetahui hasilnya dalam waktu sekitar 40-50 detik! Lantas bagaimana cara kerja GeNose UGM sehingga bisa memberikan hasil dalam waktu singkat?

Di GeNose UGM, pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) menggabungkan dua teknologi canggih

, yaitu cloud computing dan kecerdasan buatan. Dengan kedua teknologi tersebut, proses penyaringan GeNose UGM menjadi akurat, cepat, efisien dan murah. GeNose UGM juga merupakan alat pendeteksi COVID-19 pertama di Indonesia yang menggunakan pernapasan.

(1) Proses lebih cepat dan akurat

Proses penggunaan alat rapid test GeNose UGM ini bisa dikatakan cukup mudah. Pasien diminta untuk mengambil tiga napas dan napas ketiga ke dalam kantong pernapasan. Saat Breathing bag ditutup, bag disambungkan ke unit GeNose UGM untuk screening.

Nantinya, sensor khusus memeriksa ada tidaknya VOC

(Volatile Organic Compounds), yang biasa ditemukan pada infeksi COVID-19. Bukan sembarang penyaringan, tetapi proses ini didukung oleh kecerdasan buatan (AI) sehingga lebih cepat dan akurat. GeNose UGM dilaporkan telah lebih dari 90% akurat.

Selain itu, Anda juga dapat mengalami pemutaran secara real time, karena sistem terhubung ke komputasi awan. Tak ayal, dalam waktu 40-50 detik, Anda bisa mengetahui bahwa hasilnya positif atau negatif.

Hasil penyaringan ditampilkan pada layar komputer yang dilengkapi dengan persentase

. Misalnya, hasil di layar adalah Prediksi: NEGATIF ​​(0,72). Artinya, Anda dinyatakan negatif COVID-19.

Namun, jika persentasenya di bawah 50%, disarankan untuk menjalani tes COVID-19 tambahan. Penting untuk dicatat bahwa GeNose C19 adalah alat skrining dan bukan alat diagnostik COVID-19. Jika hasil skrining GeNose UGM positif, Anda akan diminta untuk melakukan tes PCR.

(2) Jauh lebih efisien dan lebih murah

Setelah mendapat izin edar (KEMENKES RI AKD 20401022883) pada 24 Desember 2020, akan didistribusikan 100 unit GeNose UGM pertama. Menurut perhitungan, satu unit GeNose UGM dapat melakukan 120 tes. Secara kumulatif, seratus alat ini dapat menguji hingga 12.000 orang per hari.

Anda juga tidak perlu khawatir dengan biaya tes GeNose UGM. Ketua tim pengembang GeNose, Prof. Kuwat Triyana memastikan biaya tes GeNose UGM berkisar antara 15 ribu hingga 25 ribu rupiah.

Tim ahli juga berharap target produksi massal GeNose UGM sebanyak sepuluh ribu unit dapat tercapai pada Februari 2021. Hingga 1,2 juta orang dapat diuji setiap hari.

(3) Latar Belakang Genose UGM

Fakta menarik bahwa GeNose UGM terinspirasi dari seekor anjing yang bisa mengendus COVID-19. Tim ahli UGM mulai beradaptasi dengan teknologi hidung elektroniknya sehingga bisa mengenali nafas. Tim telah bekerja sama sejak April 2020 untuk mewujudkan mimpi ini. Setelah delapan bulan, Gadjah Mada Electronic Nose atau GeNose C19 berhasil dibuat.

(kesimpulan ke-4

Dengan adanya GeNose UGM, proses deteksi COVID-19 dapat dilakukan lebih cepat dan efisien. Alat ini juga dapat membantu pemerintah mengurangi risiko penyebaran virus. Bahkan orang dengan status OTG (orang tanpa gejala) bisa dikenali sejak dini dan langsung ditempatkan di karantina agar tidak menulari orang lain.

Kedepannya GeNose UGM yang dijual dengan harga Rp 62 juta per unit sebelum pajak ini dapat ditempatkan di ruang-ruang publik seperti rumah sakit, bandara, terminal, pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan lain-lain.

Lihat Juga :

https://creasi.co.id/
https://fintekmedia.id/
https://kricom.id/
https://kissasian.id/
https://travelbos.co.id/
https://kebangkitan-nasional.or.id/
https://www.sudoway.id/
https://mozillalinks.org/
https://jurubicara.id/
https://memphisthemusical.com/
https://minglebox.com/
https://ngelag.com/
https://newsinfilm.com/
https://voi.co.id/
https://jadwalxxi.id/
https://desamembangun.id/
https://kanreg12bkn.id/
https://ejurnalbalaibahasa.id/
https://ppdb-batam.id/
https://balaibahasajateng.id/
https://www.bolt.id/