300 Mahasiswa Hukum Ikuti Seminar Nasional UU ITE di Unisri

300 Mahasiswa Hukum Ikuti Seminar Nasional UU ITE di Unisri

300 Mahasiswa Hukum Ikuti Seminar Nasional UU ITE di Unisri

300 Mahasiswa Hukum Ikuti Seminar Nasional UU ITE di Unisri
300 Mahasiswa Hukum Ikuti Seminar Nasional UU ITE di Unisri

Tim Asesor Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melakukan visitasi ke perpustakaan “Al Munawarah” Sekolah Dasar Swasta Rujukan (SDSR) versi Kemendikbud RI, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jumat (22/3/2019). Asesor dari Perpusnas yang datang menilai Dra. Zumiaty Nasrul, MLS didampingi Suparsi, Pusat Arsip dan Perpustakaan (ARPUSDA) Kota Surakarta.

Pejabat asesor LAP-N, Dra. Zumiaty Nasrul, MLS mengatakan Perpustakaan

diselenggarakan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 sesuai standar yang ditentukan oleh Perpusnas RI. Untuk mengetahui apakah suatu perpustakaan itu sesuai dengan standar nasional perpustakaan, maka itulah ada penilaian kesesuaian dengan standar.

“ Jadi penyesuaian itulah yang namanya proses akreditasi, kalau sesuai di akreditasi. Itu sebenarnya hanya memotret apa yang sudah ada, hasil sementara bisa disampaikan dan penetapan menunggu hasil sidang di Jakarta, terakreditasi C sudah memenuhi standar minimum, apabila terakreditasi A berlaku lima tahun, B empat tahun, C tiga tahun,” tuturnya di sela-sela akreditasi Perpustakaan Al Munawarah.
Baca Juga : Walikota Solo Lakukan Soft Launching RSUD Bung Karno

Kepala Sekolah, Sri Sayekti, Mengucapkan terimakasih kepada tim yang sudah membantu untuk mempersiapkan akreditasi dan memenuhi perpustakaan standar Nasional. Perpustakaan sangatlah penting bagi kehidupan masyarakat. Kita tahu bahwa buku adalah gudang ilmu, membaca buku jendela dunia.

Visitasi ini berlangsung dengan beberapa tahapan, seperti kunjungan sarana

prasarana juga verifikasi data. “Verifikasi data terdiri dari enam komponen yaitu Koleksi, Sarana Prasarana, Pelayanan, Tenaga Perpustakaan, Penyelenggara dan Pengelolaan, serta Komponen Penguatan Kinerja, dari komponen-komponen itu dijabarkan lagi menjadi instrumen-instrumen. Dan tidak kalah penting dalam hal penguatan kinerja termasuk pemanfaatan IT, semoga mendapatkan hasil amat baik, maksimal dan optimal,” ujar Yekti.
Baca Juga : MENGENASKAN, Asyik Foto Selfi di Atas Rel KA Jembatan Griyan, Pajang, Laweyan, Solo, Tubuh Petrik Tersambar KA Gajayana

Akreditasi merupakan pengakuan formal, diberikan oleh badan akreditasi terhadap kompetensi suatu lembaga dalam melakukan kegiatan penilaian kesesuaian tertentu.Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas Slamaet Riyadi (Unisri) Solo mengadakan Seminar Nasional bertema “Peran Hukum ITE : Perkembangan, Pengembangan/ Pembatasan bagi Generasi Milenial”, Sabtu (23/3/2019) di ruang sidang baru Lt 3.

Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 300 mahasiswa Hukum dengan narasumber Iptu Sudarmiyanto selaku Kanit IV Satreskrim Polres Surakarta, Dr. YB Irphan, SH,MH selaku advokat dan dosen pidana, serta Obed Kresna W selaku Presiden BEM UGM.
Baca Juga : Meriah, Peringatan HUT ke-74 RI di TK/SD Kristen Widya Wacana Warungmiri

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang 3 Dr. Sutoyo, M.Pd. yang mengapresiasi DEM Fakultas Hukum karena mengadakan Seminar Nasional dari tahun ke tahun.

“Di era digital ini peran UU ITE harus ditingkatkan supaya bisa menjadi panglima

dalam mencegah hoax,” ujar Sutoyo, sebagaimana dikutip dalam rilis yang dikirim ke Joglosemarnews.
Baca Juga : KKN Unisri Kecamatan Jatiyoso Gelar Expo Jajan Kuliner Tradisional

Dalam kesempatan itu, Sutoyo berharap ke depan mahasiswa Unisri yang harus menjadi pembicara.

Ketua panitia seminar, Iim Pratama menyebutkan, tujuan dari acara itu adalah mengedukasi mahasiswa dalam menyikapi UU ITE.

 

Sumber :

https://www.asus.com/zentalk/home.php?mod=space&uid=1619771&do=profilegg.gg/sejarah-bpupki